Opsgaktib Pom TNI 2018 Digelar

0
67
Gelar Opsgaktib Pom TNI 2018

INFOBARU, Ambon-  Upacara Pembukaan Gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Yustisi Polisi Militer (POM) TNI 2018 yang terdiri dari tiga Matra TNI AD, AL dan AU dibuka oleh Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Tri Soewandono, bertempat di Lapangan Upacara Makolantamal IX Ambon, Kec. Baguala, Kota Ambon.

Sambutan Panglima TNI dibacakan Kasdam mengatakan, Opsgaktib Pom TNI TA. 2018 mengangkat tema “Dengan Operasi Gaktib dan Yustisi tahun 2018, Polisi Militer berkomitmen meningkatkan disiplin, ketaatan hukum, dedikasi dan loyalitas prajurit dalam rangka menjaga netralitas untuk mendukung tugas pokok TNI”,  diharapkan mampu meningkatkan disiplin dan kepatuhan hukum prajurit TNI dan PNS TNI sehingga mengeliminir bahkan meniadakan pelanggaran disiplin maupun hukum di lingkungan TNI yang menunjang pencapaian tugas TNI secara berdaya dan berhasil guna.

Lebih lanjut dikatakan, Keberhasilan suatu proses pembangunan, TNI tidak dapat dilepaskan dari adanya keterlibatan segenap prajurit TNI, baik sebagai kesatuan sistem maupun sebagai individu yang merupakan bagian yang sangat integral dan sangat penting dalam proses dinamika pembangunan TNI, karena secara prinsip pembangunan tersebut diarahkan guna mewujudkan prajurit yang profesional, militan, solid dan dicintai rakyat.

Dengan demikian bahwa tanggung jawab berhasil tidaknya pembangunan TNI tidak saja ditangan pimpinan TNI, tetapi juga ditangan segenap prajurit TNI. Oleh karena itu kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum, norma-norma keprajuritan dan disiplin merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan TNI.

Dalam pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi dikembangkan ke arah peningkatan profesionalitas petugas dan subjek hukum melalui upaya edukasi karena esensi operasi ini adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi prajurit dan PNS TNI. Upaya penegakan hukum dan disiplin prajurit menempati posisi yang sangat penting dan memberi dampak positif sebagai keteguhan sikap serta perilaku prajurit.

Ditambahkan, perkembangan teknologi dan meningkatnya kejahatan menggunakan media sosial, media elektronik (kejahatan Cyber dan ITE) prajurit Pom TNI harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dengan tujuan untuk dapat mencegah dan menindak kejahatan dimaksud, hal ini dalam rangka membentengi pengaruh negatif dari penggunaan media sosial dan media lainnya oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab yang ingin menjatuhkan TNI baik secara individu maupun institusi (hoax).

Dalam pengendalian media informasi guna menghentikan berita hoax yang akan berimplikasi terhadap stabilitas nasional dan integritas NKRI, tentunya tidak dapat terlepas dari era kompetisi gelobal yang diiringi dengan perubahan karakteristik bentuk ancaman nyata yang dihadapi semua negara di dunia. “Saya perintahkan kepada seluruh jajaran prajurit Polisi Militer dimanapun berada dan bertugas untuk selalu mempedomani ketujuh perintah harian panglima TNI”, tegas Panglima TNI.

Pasukan yang dilibatkan dalam upacara terdiri dari 2 SST Pomdam XVI/Ptm, 1 SST POM TNI gabungan (Pomal dan Pomau),1 SST Propam Polda Maluku, 1 SST Yonif Raider 733/ Masariku, 1 SST Yonmarhanlan IX Ambon, 1 SST Ditlantas Polda Maluku, 1 SST Gabungan Lanud Pattimura dan Paskah, 1 SST Gabungan Dishub Prov Maluku, 1 SST Sat Pol PP Kota Ambon dan 1 SSR pengawalan bermotor PM TNI. Adapun tamu undangan yang menghadiri kegiatan tersebut antara lain, Wakapolda Maluku, Kepala BNNP Maluku, Danlanud Pattimura, Wadanlantamal IX Ambon, Danrem 151/Binaiya, Pa Sahli Kodam XVI/Ptm, Asisten, Dansat dan Kabalak jajaran Kodam XVI/Ptm, Asisten jajaran Lantamal IX Ambon, Dirlantas Polda Maluku, Kapolres Pulau Ambon dan P P Lease, Kadis jajaran Lanud Pattimura, Kepala Dinas Perhubungan Prov Maluku dan Kasat Pol PP Prov Maluku. []

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here