Semburan Api Gunung Mayon di Filipina Pikat Wisatawan

0
34

INFOBARU – Pertunjukan ‘kembang api’ spektakuler dari kawah gunung berapi teraktif di Filipina memicu banyak wisatawan, Selasa 16 Januari 2018, meski sejumlah pakar mengingatkan potensi bahaya letusan dalam beberapa hari ke depan.

Semburan lava dari Gunung Mayon menerangi langit malam Filipina pada Senin kemarin, yang disebut para ilmuwan sebagai tanda meningkatnya aktivitas vulkanik.

Mengintip Surga Tersembunyi di Filipina. Bertolak belakang dari ribuan warga setempat yang mengungsi ke tempat aman, sejumlah turis justru datang mendekati Mayon. Mereka datang untuk melihat dan mengabadikan semburan lava Mayon dengan kamera.

“Merupakan pemandangan indah untuk dilihat. Sangat indah, terutama malam hari. Tapi ini adalah fenomena alam, jadi kami tidak tahu erupsi akan terjadi,” kata Danny Garcia, juru bicara pemerintah provinsi Albay, kepada AFP.

Mayon, dengan kawah berbentuk kerucut unik, memiliki ketinggian 2.460 meter dan terletak sekitar 330 kilometer dari Manila. Sebuah kota dengan 200 ribu penduduk terletak di lereng Mayon.

Badan Vulkanologi Filipina mengatakan ‘kembang api’ di Mayon merupakan fenomena alami yang merupakan bentuk eskalasi aliran lava.

“Jika lava memiliki cukup gas dan material, fragmen-fragmennya akan terlempar ke udara, seperti air mancur di malam Tahun Baru,” kata Renato Solidum, Kepala Badan Vulkanologi dan Seismologi Filipina.

Sekitar 30 ribu orang dari dan sekitar Legazpi telah mengungsi ke tempat lain. Filipina merupakan bagian dari “Cincin Api” yang berada di bawah ancaman 22 gunung berapi aktif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here